October 06, 2015

Ketika Rasa Iri Melanda, Kita Harus Bisa Mensyukuri Nikmat yang ada

Khoirun Naim - Merasa kurang senang melihat kelebihan / kepunyaan orang lain atau biasa disebut dengan sifat ' iri ' sukar diterima baik oleh hati. Kadar sifat iri di hati ampuh sekali untuk membunuh sifat syukur.

Tak pandang bulu, baik usia muda maupun tua, rasa iri pasti ada didalam diri seorang anak adam meskipun sedikit, namun yang sangat disayangkan adalah sifat iri / dengki tersebut melewati batas kewajaran atau berlebihan sehingga kita lupa diri bahwasannya semua orang diberikan porsinya masing - masing oleh tuhan dengan beraneka ragam.

Iri dalam kebaikan menurut saya sah - sah saja untuk diterapkan agar kita mampu termotivasi setelahnya. Contoh si A mendapatkan peringkat satu terus dikelasnya atau si B bisa naik jabatan di perusahaannya. Nah rasa iri itu diambil kedalam hal positif " bagaimana pokonya saya harus bisa mendapatkan peringkat satu, saya harus rajin bekerja biar naik jabatan " bukannya malah kita benci terhadap pencapaiannya justru itu yang tidak diperbolehkan.

sumber pic: http://nomoredirtylooks.com/
Keadaan kaya ataupun miskin, pintar ataupun bodoh dan seterusnya bukanlah menjadi sebuah alasan kongkrit untuk mempertahankan alasan sifat iri, saran saya buanglah jauh - jauh pemikiran demikian dan berhentilah sejenak untuk memikirkan renungan " pantaskah kita terhenti dalam perjuang untuk meraih hasil terbaik sebab rasa iri itu ? " perlu diingat hal tersebut pun bukan menjadi prioritas sifat iri. 
Jangan lewatkan artikel " 4 sikap hari pertama masuk kerja yang harus dimiliki seseorang "
Lantas senjatanya itu apa untuk melawan rasa iri ?

Senjata pamungkasnya hanyalah bersyukur apa yang kita punya sekarang, kalo kata anak zaman sekarang " Nikmatin aja yang ada sob ". dengan bersyukur hati menjadi tentram. Efek bersyukur salah satunya mendapatkan kedamaian hati, lalu membuat sifat iri kian terkikis abis. Bersyukur pun membuat kita tidak gegabah melakukan ini itu demi menutup rapat - rapat sifat iri

Menyesal atau tidaknya saat ini kita hanyalah seorang makhluk ciptaan, kita hanya bisa menerima semua kenyataan secara ikhlas ( berhati lapang ). Tidak terhenti pada kata ikhlas, berusaha serta memanjatkan untain doa pun menjadi satu paket pekerjaan agar tuhan memberikan yang terbaik untuk kita, karena yang terbaik untuk orang lain belum tentu baik bagi diri kita begitupun sebaliknya. So untuk apa IRI diternak ? :D

Akhir kata, Sudahkah kita bersyukur untuk hari ini ?
Previous Post
Next Post

Ada catatan karena ada impian, ada alasan karena ada Harapan, dan semua itu membuat kita terus Berjalan :)

23 comments:

  1. memang benar ndan, orang iri itu lupa bersyukur :D agak bertentangan sih, tapi 100% benar :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi dominan, orang iri itu lupa bersyukur , semoga aja kita gak termasuk kedalam golonan itu :D

      Delete
  2. intinya tetap bersyukur apapun keadaan yang dialami biar gak lupa daratan.

    Kalau saya perhatiin agan ini pake template baru yah, wah ternyata keren juga nih template dipake padahal baru aja kemarin muncul dari permukaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo udah lupa daratan bisa bahaya ya gan :D

      iya betul gan , templatenya baru banget launching, ini template dari mastah arlina :)

      Delete
  3. iri adalah kembang-kembang penyakit hati, maka sangat setuju jika kemudian kita bersegera untuk mensyukuri apapun yang kita miliki saat ini agar penyakit hati itu tidak berkembang lebih luas lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mang lembu bner sangat , tapi agak susah untuk menerapkannya :P

      Delete
  4. Hidup itu nikmat dan indah bila kita terus bersyukur dan bersyukur :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Orang iri biasanya akan mudah mengeluh dan ini yang membuat dia tidak bersyukur atas hidupnya

      Delete
    2. jadi pada intinya bersyukurlah, biar hidup tidak ada rasa iri dan terus merasakan nikmat yang ada :)

      Delete
  5. memang iklash yang menjadikan kita lebih tahu bagaimana cara bersyukur kepada sang pemberi nikmat... bagus mas pemaparannya

    ReplyDelete
  6. setuju mas.
    bersyukur memang bisa menghapus rasa iri,tp banyak orang yg susah sekali bersyukur yg ada selalu kurang

    ReplyDelete
    Replies
    1. follow urutan ke tiga dari 42 follower...
      Anda admin yang memang keren gan

      Delete
    2. setelah saya cek...ente belom folbek ternyata.
      blog keren gituuh...loh

      Delete
    3. setelah riceking dengan seksama, ternyata sudah follback belum lama ini ya.
      maafkan saya

      Delete
  7. Kita diuji dg apa yg ada pada kita. Jika kita punya rasa iri, Allah akan mempertemukan kita dg hal2/org2 yg bikin kita 'ngiri' ... hingga kita tersadar utk dapat mengehilangkannya (mengendalikan).

    Ane mah jujur aja ikut2an IRI dg template ini yg keren :)

    ReplyDelete
  8. Sifat iri harus dihancurkan dan dibuang jauh-jauh dari dalam diri. Sebaliknya perbanyak sifat bersyukur sebagai tanda bahwa kita adalah makhluk yang baik dan bijak yang telah diciptakan oleh Allah

    ReplyDelete
  9. syukuri yang kita punya itu jauh lebih baik dari pada menyesalinya.
    jika lagi diatas, lihatlah kebawah. Jika ada dibawah, jangan lihat keatas

    ReplyDelete
  10. betul banget, apa susah nya besyukur dengan apa yang di kasih, kalo selalu menikmati apa yang udah di kasih, yakin ko hidup bakal berkah dan tanpa rasa iri, karena rasa iri hanya bikin kesiksa, iri tanda tak mampu,

    ReplyDelete
  11. Memang kita harus banyak bersyukur atas semua yang sudah dimiliki, sebuah iri hati merupakan bentuk dari sebuah emosi yang di rasakan, perlu segera diatasi. dengan cara menerima kenyataan dan tidak menyalahkan diri sendiri.

    ReplyDelete
  12. Bener banget itu gan, Ane juga bersyukur banget dengan apa yang Ane miliki. Kalau kita selalu melihat ke atas, kita pasti ingin seperti mereka ya gan, tapi kita tetap harus melihat kita sendiri

    ReplyDelete
  13. Sudah, jangan sampai ada penyakit Iri di dalam Hati. Mending dibuang ke laut aja tuh penyakit irinya.

    ReplyDelete
  14. Betul sekali mas, karena bersyukur merupakan kunci bijak dalam kehidupan kita.

    Makasih ulasannya sangat pencerahan bagi pembacanya termasuk saya sendiri.

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkomentar